Penulis: Wali Data

  • Dinkominfo Banjarnegara Pulihkan dan Perkuat Keamanan Portal Open Data Pasca Gangguan Siber

    Dinkominfo Banjarnegara Pulihkan dan Perkuat Keamanan Portal Open Data Pasca Gangguan Siber

    BANJARNEGARA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Banjarnegara melalui Tim Perawatan dan Perbaikan Walidata Daerah melakukan langkah pemulihan, pembersihan, dan penguatan keamanan Portal Open Data Kabupaten Banjarnegara menyusul ditemukannya gangguan pada sistem akibat aktivitas serangan siber.

    Langkah penanganan dilakukan sebagai bentuk respons terhadap gangguan sekaligus upaya memastikan keberlangsungan layanan informasi dan data daerah kepada masyarakat. Tim teknis melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem, mengidentifikasi komponen yang terdampak, serta melakukan pembersihan dan pemulihan terhadap bagian sistem yang mengalami gangguan.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banjarnegara melalui Tim Walidata Daerah menyampaikan bahwa keamanan dan keberlangsungan layanan digital pemerintah merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung transformasi digital pemerintahan.

    “Penanganan dilakukan secara bertahap dan terukur untuk memastikan portal dapat kembali berfungsi dengan baik. Selain pemulihan, kami juga melakukan evaluasi dan penguatan keamanan agar layanan data daerah tetap dapat berjalan secara optimal,”

    Tim Lakukan Pemeriksaan dan Pembersihan Sistem

    Dalam proses penanganan, Tim Perawatan dan Perbaikan Walidata Daerah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi sistem dan komponen pendukung portal. Pemeriksaan mencakup kondisi aplikasi, konfigurasi, file sistem, serta fungsi layanan yang tersedia pada Portal Open Data.

    Selanjutnya dilakukan pembersihan terhadap komponen yang terindikasi tidak semestinya berada dalam sistem serta pemulihan fungsi layanan. Proses tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan keamanan dan integritas data yang dikelola melalui portal.

    Setelah proses pemulihan, tim melakukan pengujian terhadap fungsi utama portal untuk memastikan layanan dapat diakses dan digunakan kembali sebagaimana mestinya.

    Perkuat Pengamanan dan Pemantauan

    Selain melakukan pemulihan, Dinkominfo Kabupaten Banjarnegara melakukan evaluasi terhadap pengelolaan keamanan Portal Open Data. Penguatan dilakukan melalui pemantauan sistem, pemeriksaan berkala, pengelolaan hak akses, pembaruan komponen sistem, serta pencadangan data secara berkala.

    Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi untuk mengurangi risiko terjadinya gangguan serupa di kemudian hari.

    “Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengamanan infrastruktur dan aplikasi layanan pemerintah. Pengelolaan keamanan tidak berhenti setelah sistem kembali normal, tetapi harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Tim Walidata Daerah.

    Menjamin Keberlangsungan Layanan Data Daerah

    Portal Open Data Kabupaten Banjarnegara merupakan salah satu sarana penyediaan data daerah secara terbuka yang mendukung kebutuhan informasi bagi masyarakat, perangkat daerah, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.

    Sebagai Walidata Daerah, Dinkominfo Kabupaten Banjarnegara memiliki peran dalam mendukung penyelenggaraan tata kelola data daerah yang berkualitas, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Keberadaan portal tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik dan pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

    Dengan dilakukannya pemulihan dan penguatan keamanan, diharapkan Portal Open Data Kabupaten Banjarnegara dapat terus memberikan layanan data yang aman, stabil, terpercaya, dan mudah diakses masyarakat.

    Dinkominfo Kabupaten Banjarnegara juga mengimbau seluruh pengelola dan pengguna sistem informasi pemerintah daerah untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran terhadap keamanan informasi, termasuk menjaga kerahasiaan akun dan kata sandi, menggunakan akses secara bertanggung jawab, serta segera melaporkan apabila ditemukan aktivitas atau kondisi yang tidak wajar pada sistem.

    Dinkominfo Kabupaten Banjarnegara berkomitmen untuk terus melakukan perawatan, pemantauan, dan peningkatan keamanan sistem informasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan layanan pemerintahan digital yang andal dan berkelanjutan.

  • Dinkominfo Banjarnegara Genjot Sosialisasi Open Data di Seluruh Kecamatan

    Dinkominfo Banjarnegara Genjot Sosialisasi Open Data di Seluruh Kecamatan

    BANJARNEGARA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Banjarnegara serius dalam upaya mewujudkan transparansi data. Mereka kini tengah gencar melakukan sosialisasi dan pelatihan pengisian data Open Data Banjarnegara di seluruh kecamatan.

    Kegiatan ini bertujuan agar semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat kecamatan mampu mengelola dan mengisi data sektoral secara mandiri. Data-data ini nantinya akan diunggah ke portal Open Data Banjarnegara, sehingga bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat umum.

    Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teknis pengisian data, tetapi juga menekankan pentingnya akurasi dan validitas data. Harapannya, dengan ketersediaan data yang lengkap dan mudah diakses, masyarakat dapat lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

    “Ini adalah langkah penting untuk mendorong keterbukaan informasi publik di Banjarnegara,” ujar Kepala Dinkominfo Kabupaten Banjarnegara, saat membuka pelatihan di Kecamatan Banjarmangu dan Mandiraja. “Kami ingin memastikan bahwa setiap data yang ada di Banjarnegara ini bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.”

    Program sosialisasi dan pelatihan ini dijadwalkan akan berlangsung secara bertahap di semua kecamatan hingga akhir tahun ini. Dengan demikian, diharapkan Banjarnegara menjadi salah satu kabupaten yang proaktif dalam menyajikan data yang transparan dan akuntabel kepada publik.

  • Open Data: Kunci Pembangunan Banjarnegara yang Lebih Baik

    Open Data: Kunci Pembangunan Banjarnegara yang Lebih Baik

    BANJARNEGARA – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, melalui inisiatif Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), terus berkomitmen untuk menjadikan data sebagai pendorong utama pembangunan daerah. Dengan semakin matangnya perancangan platform Open Data Banjarnegara, diharapkan akses terhadap informasi publik akan lebih terbuka, transparan, dan pada akhirnya, mempercepat kemajuan Banjarnegara.

    Konsep Open Data, atau data terbuka, memungkinkan siapa saja untuk mengakses, menggunakan, dan mendistribusikan data pemerintah tanpa batasan. Di Banjarnegara, hal ini berarti masyarakat, akademisi, pengusaha, hingga pegiat komunitas dapat memanfaatkan data sektoral dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

    Bagaimana Open Data Mendorong Pembangunan Banjarnegara?

    1. Transparansi dan Akuntabilitas: Masyarakat dapat memantau kinerja pemerintah dan alokasi anggaran, memastikan setiap kebijakan dan program berjalan sesuai rencana dan efektif.
    2. Partisipasi Publik: Dengan data yang tersedia, masyarakat bisa memberikan masukan berbasis bukti, menyuarakan aspirasi, dan terlibat aktif dalam perumusan kebijakan yang relevan.
    3. Inovasi dan Ekonomi Kreatif: Data mentah bisa menjadi bahan bakar bagi pengembang aplikasi, peneliti, atau startup lokal untuk menciptakan solusi inovatif yang menjawab kebutuhan spesifik Banjarnegara, misalnya aplikasi informasi pariwisata berbasis data kunjungan, atau analisis kebutuhan pasar UMKM.
    4. Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Pemerintah sendiri dapat menggunakan data lintas sektoral untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan efisien dalam merencanakan pembangunan. Contohnya, data kesehatan dan demografi untuk optimalisasi layanan puskesmas, atau data pertanian untuk pengembangan komoditas unggulan.
    5. Peningkatan Layanan Publik: Dengan data yang terbuka, identifikasi celah atau area yang membutuhkan perbaikan dalam pelayanan publik menjadi lebih mudah, sehingga dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.

    Dinkominfo Banjarnegara yakin bahwa ketersediaan Open Data bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mewujudkan Banjarnegara yang lebih maju, berdaya saing, dan partisipatif. Peluncuran platform ini diharapkan menjadi tonggak sejarah penting dalam upaya menjadikan Banjarnegara sebagai daerah yang modern dan berbasis data.

  • Dinkominfo Banjarnegara Gelar Diskusi Perancangan Aplikasi/Website Open Data

    Dinkominfo Banjarnegara Gelar Diskusi Perancangan Aplikasi/Website Open Data

    BANJARNEGARADinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Banjarnegara tengah aktif menggelar diskusi internal untuk merancang aplikasi/website Open Data Banjarnegara. Diskusi ini melibatkan tim IT Dinkominfo untuk mematangkan konsep dan fitur platform yang akan menjadi pusat data terpadu di Kabupaten Banjarnegara.

    Fokus utama diskusi ini adalah untuk memastikan aplikasi/website ini mudah digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pengisi data hingga masyarakat umum sebagai pengguna data. Beberapa poin penting yang dibahas dalam diskusi ini antara lain:

    • Antarmuka Pengguna (UI): Merancang tampilan yang bersih dan intuitif agar data mudah ditemukan dan diakses.
    • Fitur Pencarian dan Filter: Memastikan sistem pencarian yang efektif dengan berbagai opsi filter (misalnya berdasarkan kategori, tahun, atau wilayah) untuk mempercepat akses data spesifik.
    • Visualisasi Data: Mempertimbangkan berbagai bentuk visualisasi seperti grafik, diagram, dan peta untuk menyajikan data agar lebih mudah dipahami secara visual.
    • Format Unduh Data: Menentukan format data yang paling umum digunakan (CSV, Excel, JSON) agar pengguna dapat dengan mudah mengunduh dan menganalisis data.
    • Keamanan Data: Membahas langkah-langkah keamanan untuk melindungi integritas dan kerahasiaan data yang dipublikasikan.

    Diskusi ini merupakan bagian penting dari upaya Dinkominfo Banjarnegara dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas melalui penyediaan data yang terbuka dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan platform ini, diharapkan informasi dari seluruh OPD di Banjarnegara dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan daerah.

  • Penguatan Kelembagaan PPID Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Informasi Publik

    Penguatan Kelembagaan PPID Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Informasi Publik

    Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menjadi garda terdepan dalam pengelolaan informasi publik.

    Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Banjarnegara, Barijadi Djumpaedo mengatakan, PPID memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada masyarakat adalah informasi yang benar, relevan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    “Untuk itu, penguatan kelembagaan PPID menjadi sebuah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di Kabupaten Banjarnegara,” katanya saat membuka kegiatan Penguatan Kelembagaan PPID di Sasana Abdi Praja Setda Banjarnegara, Senin (25/11).

    Terkait kegiatan Penguatan Kelembagaan PPID, Barijadi berharap hal tersebut mampu memperkuat sinergi antar PPID dan PPID Pelaksana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, serta bisa meningkatkan kompetensi para pengelola informasi untuk menghadapi tantangan di era digital.

    Ia berkeyakinan dengan komitmen dan kerja sama yang solid akan mampu menjadikan Kabupaten Banjarnegara sebagai kabupaten yang informatif, transparan dan inklusif.

    “Mari kita manfaatkan kegiatan ini untuk saling berbagi pengetahuan, mempererat kolaborasi, dan merumuskan langkah-langkah strategis guna memperkuat peran PPID di masa depan,” ujarnya

    Dalam kesempatan tersebut, Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Dinkominfo Banjarnegara, Eryantho Arif memaparkan evaluasi kinerja PPID Banjarnegara.

    Ia mengungkapkan dari hasil monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah, kinerja pelayanan informasi publik Kabupaten Banjarnegara menunjukan tren positif dan nilainya selalu meningkat dari tahun ke tahun.

    Diinformasikannya, pada tahun 2022, Kabupaten Banjarnegara memperoleh nilai 56,05 dengan kategori kurang informatif, kemudian di tahun 2023 meningkat menjadi 76,82 dengan kategori cukup
    informatif.

    Sedangkan di tahun 2024 ini sudah sampai tahap keempat atau tahap akhir, yaitu uji publik yang dilaksanakan di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah, Semarang beberapa waktu yang lalu.

    “Meski hasil dari uji publik ini belum diumumkan, tetapi kami optimis akan ada peningkatan nilai yang signifikan seiring dengan upaya kita bersama dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Mudah-mudahan, tahun ini kita mendapat predikat Informatif,” ungkapnya

    Sementara itu, Komisioner Bidang Sosialisasi Edukasi dan Advokasi KIP Jawa Tengah, Mohammad Asrofi mengapresiasi peningkatan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Banjarnegara.

    “Kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan PPID Kabupaten Banjarnegara. Dari hasil monev, pelaksanaannya semakin baik dari tahun ke tahun,” katanya

    Dengan adanya penilaian keterbukaan informasi publik ini juga akan mengoptimalkan pelayanan badan publik kepada masyarakat.

    Menurutnya badan publik yang sumber dananya dari APBN maupun APBD wajib memberikan informasi yang benar dan akurat kepada masyarakat.

    “Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan informasi. Sehingga nanti masyarakat juga bisa ikut berpatisipasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” jelasnya.

    Dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan PPID ini juga diserahkan Penghargaan Kinerja pelayanan Informasi Publik Terbaik Tahun 2024. Sebagai terbaik kategori OPD Dinas diraih Dispermades PPKB, sedangkan untuk kategori OPD Kecamatan didapat Kecamatan Pagedongan.